BATU PAIKE
BAREHARGA DI PANIAI SUKU MEEUWO
KEAJIBAN DUNIA
Seorang
peneliti datang ke papua di paniai dan
meeuwo ketemu denga Pastor Heikema dan Pastor
suda Belajar Kehidupan Soasial Masyarakat
dan Antlopologi suku Mee Paniai .dan seorang . sebenar Pastor Heikema datang
Paniai untuk kabarkan Kotbah ditengah
masyarakat tapi hanya datang mencuri barang berharga Paikeda
dan batu ini sebagai sejarah suku Mee benda berharga dari suku Meeuwo maka seorang peneliti berkata
bahwa suku Mee datang ke paniai kira –
kira 400 Tahun yang lalu itu pikirang kelilu
suku mee itu bukan dari asal usul tapi suku Mee orang asli paniai dan
dan asal dari Paniai dan Pupu Papa gunung tertinggi dari sekarang di sebut
tembagapura inilah yang tempat
pembagian suku dari pengunungan Mite dan
Cerita Suku Mee dari orang tua batu
pakeida tenagah, hajib suku Mee dan batu Paike Tuhan menciptakan untuk Mee .
Pastor
Heikema di menceritakan dengan orang asin bahwa dan keemapat batu paikeda paling berharga maka tempat
ketemu patung priabesar ketemu di Timepa
modio dan batu wanita ketemu di Timida Enarotali kedua belum ditemukan ketauhi tempatmengambir patung sangat menarik dan seorang peneliti
datang ke papua langsung ketemu denga Pdt .Dr. Benny Giai S.Th karena pak Beny Giai suda kenal dengan
orang asin pada waktu Beni Giai mengambil
gelar Antlopologia S 3 pada waktu belanda 1996
waktu kecil dia memakai koteka maka peneliti dan tentang batu paikeda Beny
Giai sendiri lagi belajar dan pdt yulius boby
mengubungi dia perjalan nanti dia
bantu untuk perjalan timida timepa maka seorang penelisi orang asin bersama
julius mereka tibah ke paniai dan Enalotali maka seorang peneliti berpikir
bahwa kata paikeda itu dia baru dengar dari Enarotali dan pada watu perjalanan
manuju ke enarotali dan seorang peneliti pikir bahwa batu paikeda
itu masih hidup atau benda – benda batu,
dan langsung tibah ke timida langsung masuk ke Gereja Katolik Santa Mari Timida
lansung ketemu dengan penatua maka
seorang peneliti mengambil data tapi karena mereka belum ketemu dengan Marselus
Yeimo bersama dengan masyarakat setempat dan mereka lansung masuk ke gerja
santa maria .
Marselus
Yeimo sebagai pemilik Batu Paike besar wanita
besar di Timida maka Marselus Yeimo penjelasan tentang Batu Paikeda yang dapat
pada saat itu maka sebelum memiliki
paikeda Maselus mimpi sebelum dapat pakeida perempuan
bahwa datang dengan sayur hitam dan tebu satu batang langsung ketemu
denga Marselus Yeimo langsung apa mimpi atau kenyataan, banggun ternyata mimpi
dan besoknya dia sangkur tanah tanam sayur pasti Maselus dapat batu paikeda wanita besar pada Tahun 1996 dan patun tersebut ujung kena sikop maka selama Maselus simpang batu paikeda tempat
yang baik dan kasih mandi dengan baik ,dan selama dia tanda- tanda banyak
yang tanda bahwapada saat.Perang,Aman
Masalah, Dapat sesuatu barang pasti batu paikeda wanita besar; pasti tertanda – tanda dan sebelumya Marselus lebih pertisnya
terjadi lebih tahu masalah apapun bahkan Musim atau Bencana yang akan terjadi maka Marselus penjelasan
tentang Paikeda malamnya ada beberapa terjadi perlistiwa yang akan terjadi diatas tanah papua yang akan penjelasan dari
pemilik batu paikeda wanita besar marselus yeimo sebut jelaskan :
1. Sebelum Tuhan menciptakan di bumi ini dan Tanah Papua Tuhan
menicipkan kekayaan alam yang paling
kaya didunia dan maka sebelum
menciptakan dunia Tuhan menediakan Tuju Paham manusia dan ketuju paham membagi- bagi kedunia dan
ahkirnya kembali ke Tuju paham lagi kembali ke papau dan dunia papua dapat kekayaan duniawi dan surgawi kena di papua.
2. Kekayaan dunia nanti akan lompak
beberapa Negara yang akan lombak
di Tanah Papua kakyaan seperti Emas,Batu
Bara, dan kekayaam alam lainya . terdapat di paulau papua .
3. maka Marselus banyak yang penjelaskan tapi karena batasi dari temanya
karena hal Rasia suku mee karena banyak misionalis mencuri barang kekayan alam papua .
selesai penjesan dari Maselus Yeimo ada beberapa Teman bantu
untuk penjelasan tentang batu paikeda wanita besar dan batu paikeda sebagai
tegah gajib suku Mee dan batu pelindung
Tuhan menyediakan untuk suku Mee paniai.
Pak
Guru Niko Yeimo Penjelasan maka batu
paikeda wanita besar benda tapi punya
organ tubuh manusia Napas karena batu paikeda wanita besar bisa bersuara batu
paikeda bisa membatasikan suatu masalah sepihak musuh dengan musuh .maka
papua tanah yang paling kaya apalagi
batu benda mati tapi punya berhorgan Tubuh manusia karena masalah
apa yang terjadi akan datang dia lebih duluhan tau dan masalah – masalah apapun
.
Dan selanjutnya seorang peneliti berangkat ke timepa dan
mereka dapat pengaralaman yang luar bisa
di timida dan tujuan berikutnya bomomani paikeda hewan ketemu di
bomomani dan sebelum ke bomomani minta
petujuk jalan ke Pastor louwsen Enarotali dan mereka lawat wagte jalan kali dan
ditengah jalan mereka ketemu dengan bapak kepala OPM – TPN TADEUS YONY YOFARI KIMEMA MAGAI YOGI sebelumya penjelasan idetitas diri dan juga sama dengan yang tadi ketemu di Timimida atas penjelasan tentang paikeda sama demikian dan maka mereka berangkat lagi
ke Timepa .
Seorang peneliti langsung tibah ditemepa mereka lansung
pertemuang dengtan masyarakat maka masyarakat Timepa lansung tekang karena
orang misionalis datang ke paniai mereka bahwa keluar dan pencurubarang
berharga dan munkin mereka di jadikan
patung seperti apa tidak tau dan pada saat itu masyarakat mereka memilih
mengajadi pengatara atau terjamakan dengan
peneliti Stepanus Wakei sebelum Stepanus tanya kepada orang tua
setempat bahasa Mee dan masyakat Mee mereka
melihat kejadian – kejadian yang biasa terjai itu juga biasa menipu kepada
masyarakat papua lebih khusu suku mee
paniai.dan mereka pencuri barang kekayan barharga dari kami orang papua maka
kami misking kekayaan diatas kami sendiri untuk itu masyarakat penjelasan tentang batu paikeda lebih berat
mulut mereka .
Padat saat ketemu paikeda pria besar lansung gempa bumi dan masyarakat
mereka pesta Adat pada mengambil setempat waktu itu mengambil tempat
paikeda pria besar kena sikop dan
mengambil dalam tanah dan pada waktu itu masyarakat mereka sangkur tanah tempat
membanggungun Gereja dan lansung gempa bumi . pada Tahun 1972 ketemu paikeda di
Timepa dan pada waktu menukan ada banyak yang tanda – dan gejelah yang perna mengalami
masyakat Alami .
Paikeda pria besar menemukan dengan Bapak
Paulus Wakei pada waktu itu dan wakai menjelaskan tentang pada waktu ambil dan
paikeda ketemu tempat Gereja dalam dan paikeda pria besar simpang di dalam Pastolar katolik dan terkejut
masyarakat karena paikeda bukan ada di tempat tapi pastor mereka bahwa keluar
kemana tidak ketahui sampai saat ini. Dan pada waktu memukan paikeda pria besar
paulus wakei langsung buan tempat lain dan he batu bentuk seperti muka manusia .
Maka
tempat mengambil maka masyarakat bermasalah karena paikeda pria
besar bebum ada ditempat dan seorang peneliti mengambil data . belum
ketemu dengtan baik pada data yang sebenarnya karena paikeda pria besar pencuri
tidak ada tempat.
Paneliti
mereka kembali ke jayapura ketemu denga dosen antolopolog berna yosep yoman dan sebelun mereka
berangkat ke jayapura ada yang bahwa datang paike kecil muka sepeti kus – kus
hanya bukanh batu pelingdung tapi hanya isi noken dan bahwa- bahwa saja adan
paikeda ini bukan alat pelindung .
Selanjut
paikeda pria besar kembalikan ke tempat asalnya untuk paulus menitipkan sebuah surat
melalui Pilot AMA selanjutnya pastor
louwsen kembalikan tempat aslnya karena sekarang masih ada di Timepa
atau dimana tidak ketahui hanya masyarakat setempat yang lebih tauh .
DOSEN DOSEN ANTOLOPOGI
PAPUA JAYA PAURA
Dosen lihat gambar paikeda
mereka mengakui karena paling kuat budaya suku mee karena kenyataan da mereka
juga hanya dapat lihat melalui gambar fohot
dan flem kenyataan bahwa dosen dari belanda mereka bahwa langsung ke
kampos atau dalam kamar maka tempat curi sudah jelas dan ada daalam buku dan
pak Beny Giyai sebgai senor segalah biadang apapuan dan teluk beluk suku mee
dan selum mereka ketemu denga Giyai dan ahkir juga ketemu denga n giayai juga
dan masyarakat mee mengahargai kepda .

